Gary Neville menilai Chelsea kehilangan kendali setelah kalah 0-2 dari Tottenham dalam derbi London di Stamford Bridge. Mantan bek Manchester United itu mengecam sejumlah tindakan pemain The Blues dan meminta Xabi Alonso mengambil langkah untuk meredam emosi timnya. Perhatian Neville tertuju pada kartu merah Cole Palmer serta tekel Morgan Rogers terhadap Conor Gallagher pada waktu tambahan. Menurutnya, dua insiden itu memperlihatkan masalah kedisiplinan Chelsea ketika pertandingan memanas. Neville bahkan menilai Rogers semestinya langsung diusir wasit Chris Kavanagh, bukan hanya mendapat kartu kuning. Neville soroti tekel Rogers dan reaksi Palmer Rogers menerima kartu kuning setelah menyabet Gallagher pada penghujung laga. Neville, yang menjadi komentator Sky Sports, menilai tekel tersebut dilakukan tanpa niat memainkan bola dan terlalu keras untuk hanya dihukum dengan kartu kuning. “Menurut saya itu kartu merah. Sungguh. Dia menghantamnya keras-keras tanpa ada niat untuk memainkan bola. Tindakan Rogers itu konyol,” kata Neville. Kritik Neville tidak berhenti pada Rogers. Ia juga menilai Palmer seharusnya berisiko mendapat kartu merah lebih awal, sebelum akhirnya diusir pada menit ke-80 karena menerima kartu kuning kedua. Kartu kuning pertamanya muncul setelah Palmer menabrak gelandang Tottenham, Mateus Fernandes, yang sedang berusaha bangkit dari lapangan. Insiden itu memicu keributan yang melibatkan 14 pemain pada pertengahan babak kedua. Fernandes mendapat kartu kuning karena handball, sedangkan Micky van de Ven dihukum setelah melakukan pelanggaran terhadap Moises Caicedo. Suasana yang sudah panas semakin sulit dikendalikan. Palmer kemudian menerima kartu kuning kedua akibat tekel terlambat terhadap Gallagher. Neville menyebut reaksinya tidak perlu dan menilai ia mengambil risiko besar dengan melakukan tindakan tersebut saat Fernandes berada di tanah dan tidak dapat melindungi diri. “Reaksi Palmer konyol. Dia mencari masalah, itu tidak bagus. Saya tidak tahu mengapa dia melakukannya. Menurut saya itu bisa menjadi kartu merah,” ujar Neville. Alonso diminta mengendalikan emosi Chelsea Di tengah rangkaian insiden itu, Neville menyampaikan pesan langsung kepada Alonso. Ia meminta pelatih Chelsea menarik para pemain dari situasi yang berpotensi memperburuk keadaan dan memastikan timnya tidak kehilangan kendali. “Mereka sudah kehilangan kendali. Xabi Alonso harus menarik mereka keluar,” kata Neville. Palmer tercatat menerima kartu merah pertama dalam kariernya. Menurut Alonso, itu juga menjadi kartu merah pertama Chelsea di kompetisi mana pun pada musim ini. Pelatih tersebut mengakui timnya perlu memperbaiki cara mengelola emosi, terutama ketika menghadapi tekanan dan tertinggal dalam pertandingan. Alonso mengatakan ia ingin meninjau kembali insiden Palmer sebelum berbicara langsung dengannya. Namun, ia memastikan kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi internal. Baginya, pemain perlu memahami bahwa kartu kuning pertama dapat menentukan jalannya situasi berikutnya. “Ini bagian dari proses pendewasaan tim dan juga masing-masing pemain. Kami perlu memiliki kedewasaan untuk menghadapi saat-saat sulit,” ujar Alonso. Ia juga menyoroti keadaan pertandingan ketika Chelsea tertinggal 0-1. Dengan sekitar 15 hingga 20 menit tersisa, menurut Alonso, tim seharusnya tetap berusaha mengejar ketertinggalan, bukan membiarkan emosi menguasai permainan. Pernyataan itu menggarisbawahi bahwa masalah yang perlu dibenahi bukan hanya keputusan individu, tetapi juga respons tim saat berada dalam tekanan. Kartu merah Palmer berdampak pada laga berikutnya Akibat pengusiran tersebut, Palmer akan menjalani larangan bermain satu pertandingan. Ia dipastikan absen saat Chelsea bertandang ke markas Liverpool di Anfield dalam laga Piala Carabao pada Rabu. Palmer baru dapat kembali bermain ketika Chelsea menghadapi Manchester United pekan depan. Hasil melawan Tottenham dengan demikian meninggalkan pekerjaan rumah bagi Chelsea, baik dalam menjaga ketenangan maupun menghindari hukuman yang merugikan. Alonso mengatakan timnya perlu mengambil pelajaran dari malam yang berakhir dengan kekalahan dan kartu merah itu. Bagaimana Chelsea merespons evaluasi tersebut akan menjadi perhatian saat mereka kembali bertanding. Post navigation Mourinho Bawa Real Madrid Menang dan Redam Ego Bintang